Verifikasi
dan Validasi Model
Verifikasi model adalah proses penentuan apakah simulasi
model mencerminkan konsep model dengan benar.Validiasi model adalah proses
penentuan apakah konsep model mencerminkan sistem nyata.
Verifikasi dan validasi adalah hal penting, namun tidak
terlalu diperhatikan ketika simulasi. Alasan untuk mengabaikan aktivitas
penting ini adalah
1. Waktu
dan tekanan biaya
Dapat diatasi melalui perencanaan yang lebih baik dan
meningkatkan kemampuan pada proses validasi
2. Malas
Disiplin dan kesabaran harus dikembangkan sebelum harus
bersusah payah kembali atas model yang telah dibangun dan sedang berjalan
3. Sesuatu yang terlalu dipercaya
Hanya dapat ditangani dengan mengembangkan sikap yang
lebih kritis dan bahkan menjadi skeptis terhadap pekerjaan sendiri
4. Ketidaktahuan
Diatasi dengan mengikuti pelatihan
Praktek yang memfasilitasi verifikasi dan validitas
•
Masalah utama pada verifikasi dan validitas
karena praktek model yang kurang
•
Kurangi kompleksitas model
•
Gunakan teknik berorientasi ibjek seperti
enkapsulasi dapat membantu menyusun data model
•
Menggunakan software simulasi yang benar agar data model tetap tersorganisir
dan mudah dibaca dengan menyediakan tabel
•
Model data dan kode logika harus didokumentasikan
sepenuhnya dan secara jelas
Teknik verifikasi
1. Mereview kode model
Tujuannya untuk mengecek
kesalahan dan ketidakkonsistenan
2. Cek output untuk kewajaran
Salah satu cara untuk
membantu menentukan kewajaran output adalah untuk menggantikan waktu yang acak dan hasil
probabilitas dengan waktu konstan. Memungkinkan untuk memprediksi secara tepat
hasilnya akan seperti apa.
3. 3. Melihat
animasi untuk mengetahui tindakan yang benar
Animasi dapat digunakan secara visual
memverifikasi apakah simulasi beroperasi
dengan cara yang anda pikir. Kesalahan
yang terdeteksi secara visual yang dinyatakan
dapat terjadi tanpa disadari.
4. Menggunakan fasilitas
jejak dan kesalahan yang disediakan oleh software
Jejak dan mencari kesalahan
menyediakan textual feedback secara rinci tentang apa yang terjadi selama simulasi.
Teknik validasi
1. Perhatikan animasinya
2. Bandingkan dengan sistem nyata
3. Bandingkan dengan model
lain
4. Adakan uji pada kondisi
ekstrim dan degenerasi
5. Uji face validity
6. Uji terhadap data
historik
7. Lakukan analisa
sensitivitas
8. Lakukan trace
9. Adakan uji turing
source : harell, ghosh, bowden., simmulation using promodel, McGrawhill, New york, 2004
Tidak ada komentar:
Posting Komentar